20161121_052751
Yang dibawa ini lah

Sebelumnya pernah nulis tentang Kisah Perjalanan Backpackeran Seorang Gadungan Lampung – Jakarta. Walaupun memakan banyak waktu tapi tidak ada masalah kan untuk melakukan perjalanan murah, murah tapi enggak sekedar murahan lho.

Penasaran? Yuk mari simak ya…

Dengan menjadi backpacker anda akan mengeluarkan biaya lebih murah dan hemat sampai 50% dari biaya menggunakan pesawat terbang. Melakukan perjalanan dengan menjadi seorang backpacker adalah pilihan jika nilai ekonomis yang anda cari. Disamping itu dengan menjadi backpacker anda dapat menikmati keanekaragaman setiap daerah selama perjalanan. Apalagi bisa menuju sebuah Kota Surabaya dengan harga murah pasti memberikan kepuasan tersendiri. Jangan khawatir anda tidak sendiri ada banyak sekali backpacker di Surabaya dan sekitarnya. Beberapa orang memang lebih memilih kenyamanan dan waktu yang cepat dalam melakukan perjalanan liburan. Akan tetapi tidak dapat menikmati ragam keindahan sepanjang perjalanan. Perjalanan liburan ke Surabaya dengan cara backpacker bisa dengan menggunakan kereta api dan dikombinasi dengan kapal laut dan bus, istilah rakyat nya adalah ngeteng.

Perjalanan Murah Meriah ke Surabaya dari Lampung

Ini adalah panduan step by step Perjalanan ke Surabaya dari Lampung dengan menggunakan kombinasi transportasi bus, kapal laut dan kereta api. Waktu perjalanan yang dibutuhkan kurang lebih 20jam termasuk istirahat makan untuk sampai ke Surabaya – Jawa Timur.

  • Dari Lampung menggunakan Bus jurusan Rajabasa – Bakauheni. Naik dari Terminal Rajabasa menuju Pelabuhan Bakauheni. Waktu perjalanan di tempuh sekitar 2 jam setengah.
  • Sampai di Pelabuhan Bakauheni Lampung membeli tiket Kapal Ferry.
  • Jika lancar perjalanan laut bisa di tempuh sekitar 2 jam dan jika telat bisa-bisa sekitar 3/4 jam perjalanan untuk sampai di Pelabuhan Merak Banten.
  • Sampai di Pelabuhan Merak Banten naik Bus yang jurusan Merak-Tanjung Priok, dengan menempuh perjalanan sekitar 2/3 jam untuk sampai di Terminal Tanjung Priok Jakarta
  • Setelah tiba di Terminal Tanjung Priok kembali naik Metro Mini yang jurusan Tanjung Priok – Pasar Senen.
  • Sampai di Stasiun Senen Jakarta membeli tiket kereta api yang jurusan Pasar Senen Jakarta – Pasar Turi Surabaya dengan Kereta Api Gumarang atau lainnya.
  • Jadwal keberangkatan nya sekitar jam 15.45 wib dari Stasiun Senen Jakarta dan sampai di Surabaya jam 03.20 wib.
  • Jika tidak mau mengantri membeli tiket kereta api kamu bisa pesan di www.tiket.kereta-api.co.id atau www.tiket.com itu sendiri.

 

Perkiraan Biaya yang di keluarkan:

Bus Ekonomi Jurusan Rajabasa-Bakauheni = Rp.23.000

Tiket Kapal Ferry = Rp.13.000

Bus AC Jurusan Merak-Tanjung Priok = Rp.26.000

Metro Mini Tanjung Priok-Pasar Senen = Rp.4.000

Kereta Api Gumarang Kelas Ekonomi = Rp.200.000

Total Rp.266.000,-

Dan jauh lebih murah kan dari naik Pesawat? Untuk kalian yang menyukai perjalanan Backpacker murah pasti bisa menyesuaikan dengan kondisi, atau kamu yang mau hemat dan punya banyak waktu bisa menikmatinya. Berjalanlah Sesuai Isi Hati 😀

-Setiap Perjalanan Mempunyai Sebuah Cerita dan Cinta-

@fajrinherris

Share

51 comments

  1. Duh, salut aku ah! Perjalanan model begini irit tapi menguras tenaga banget. Hahahaha. Kalo aku udah ga shangghup lagi, mas?. Kalo ada alternatif yang lebih cepet nyampe, aku milih yang cepet nyampenya. Dengan catatan masih sesuai sama budget siy. Sementara aku dari Medan kemarin ke Sub PP abis 2 juta. Huhuhuhu? *jauh bingits

    1. Hahaha.. aku jalan karena menyesuaikan bajet mbak mol kemarin ke surabaya.. ?

      Wow, jauh lebih banyak mbak molly yg dkeluarkan sama aku.. Aku lebih senang jalan begini mbak,karena pasti ada cerita dan cinta nya.. hehehe

      1. Masalahnya aku kalo ngeteng dari Medan bisa seminggu baru kelar trus tinggal teparnya doang pas ke Madura. Hahahaha. Dulu waktu masih muda (((MUDA))) aku ngga keberatan nyambung2 gitu, mas. Enak sekalian mampir2 dan liat pemandangan. Ecieeee yang nemu cinta di perjalanan?. Ashoooyy?

        1. Hahaha.. duh y juga sih perjalanan Medan – Surabaya aja hampir 1 mingguan y mbak.. *Gak kebayang tepos ny gmana itu* ??

          Duh kan mbak molly sekarang aja masih muda.. Tapi cinta nya gak tahu dkota mana mbak molly ??

          1. Hahaha iya tepos campur rerak badan, mas Fajrin??. Dulu siy pernah jalan nyambung2 gitu dari Sub ke Jkt. Yatapi duluuu banget?. Ah, aku curiga cintamu nyangkut di tiap stasiun dan terminal, mas. Hahahaha?

          2. Hahaha.. itu mah dah campur aduk mbak molly.. ??

            Wuih berarti mbak molly pernah backpackeran lah ya waktu belum ubanan.. *eehh kok

            Bukan mbak,nyangkut di tower satelit provider ??

          3. Flashpacker kali ya, tapi setengah ngeteng gitu. Hahahaha?. Iya eh, itu waktu zaman blm ubanan dan kulit keriput kisut??. Deuuu tower satelit manakah itu???

  2. Asyik ya lewat darat, aku udah sering kok ke Bali lewat darat dr Jakarta, trus ke Medan 2 hari 2 malam lewat darat dan mh banyak ruteku lewat darat, karena perjalanku ikut kata dompet hehehe

  3. asik. ada fotoku nongol. wah aku udah menyangka kamu dari awal mas. dari tipe2 bawaan tasmu dan cara berpakaianmu memang kamu seorang backpacker. ternyata bener. hahaha

    ajak aku ke Sumatera backpackeran

  4. saya ndak suka backpakeren mas, hehe, rasanya lelah, memang sih kata orang2 lelahnya diperjalanan itu yang seru. karena kita bisa menemukan sesuatu yang menarik. Lagian saya juga ga pernah nyoba >_<, heheh. sepertinya saya harus nyoba sesekali. nyari partner yang udah pengalaman dulu.

    saya lebih seneng, koper-an, naik pesawat, dan hotel 🙂

  5. Pengen sih backpackeran, cuma ya, tahu sendiri kalau naik angkutan umum suka ada ketidakpastian ( ngetem ) wkwkwk, dan lagi, kadang suka ngeselin tuh orang orang yang entah drivernya entah kernetnya, dan lagi sampai saat ini belum pernah naik kereta yang sampe lebih dari 3 jam, kebayang panasnya pantat ini dan boring kalau sendiri. Disamping itu bingung juga kalau solo travelling, mesti kemana, aman ga ya daerah itu, hmm… gimana menurut mas fajrin?

    1. Nah itu dia mas cerita nya. Kita juga bisa tahu harga tiket ny dan berapa lama perjalanan kita ke luar kota. Klo saya lebih suka backpackeran, karena ada cerita nya. Boring sih pasti, tapi ya nikmati saja mas. Setiap orang punya cara sendiri gimana Solo Traveling/Backpackeran.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *