Pulau Wayang yang disebut Raja Ampat mini di Teluk Lampung memang memesona. Namun siapa menyangka bila di dekat pulau bernama Kamintara ini ada satu pulau indah tak berpenghuni, laksana sekeping surga yang terserak di bumi.

Baca jugaPulau Umang Sebagai Miniatur Raja Ampatnya di Lampung

Trox sedang bermain dipinggir Pantai Pulau Umang

Pasir di Pulau Umang Sangat Menggoda

Pulau Umang adalah nama pulaunya. Pulau ini terletak di Desa Pulau Legundi, Kecamatan Punduh Pedada, Kabupaten Pesawaran. Dan namanya sama dengan Pulau Umang di dekat Pulau Sebuku, Lampung Selatan atau yang ada di Banten.

Senyum bahagia mau sampai di Pulau Umang (Taken by: MasTeguh)

Dan perjalanan yang kami lalui untuk sampai di pulau ini tidak mudah. Bersama Mas Teguh, Toyes, Kak Adi Bugis, Zadli, Hendrik, dan 15 teman lainnya, kami berangkat dari Bandar Lampung pada Minggu (21/5/2017) pagi, sekitar pulul 09.00 WIB.

Sesampainya di Dermaga 3 Ketapang, Pesawaran, sudah menanti Bang Yusuf yang akan menahkodai kapal yang kami naiki. Karena memang, sebelumnya kami memang sudah menghubungi Bang Yusuf untuk menyewa kapalnya untuk menuju Pulau Wayang dan sekitarnya.

Adapun  biaya sewa kapal satu hari dibanderol Rp 1,2 juta. Tujuannya Pulau Wayang, Pulau Umang, dan Pulau Pahawang. Tak lama, sekitar pukul 10.00 WIB, perahu yang kami tumpangi mulai membelah lautan Teluk Lampung yang biru dan tenang.

Akan tetapi, baru satu jam perjalanan, ombak mulai menguncang kapal yang kami tumpangi. Kami pun memilih untuk duduk tenang. Sementara sebagian yang lain tampak tertidur akibat buaian alun laut.

Istirahat dulu (Taken by: bugistraveler.com)

Dua jam berlalu, kapal Jangkar Island yang kami tumpangi, tiba di Pulau Wayang. Mata kami pun langsung tertuju pada gugusan pulau yang menyerupai Raja Ampat di Papua yang mulai ramai dikunjungi ini. Sayangnya ombak begitu besar, sehingga kami hanya menikmati pulau ini dari tengah lautan saja.
 
Menurut Bang Yusuf, para “pecandu” traveling biasanya mengunjungi spot yang terletak tak jauh dari Pulau Legundi ini. Biasanya, kata dia, banyak fotografer dan traveler yang berkunjung ke Pulau Wayang karena penasaran akan bentuknya yang unik. Gundul dan menawan.

Pulau Umang dengan Pasir yg lembutnya dan Gradiasi airnya sangat menggoda

Setelah mengunjungi Pulau Wayang, kami melanjutkan perjalanan ke Pulau Umang. Tak butuh waktu lama hanya 45 menit, kami tiba di Pulau Umang. Pasir putih nan lembut tampak terlihat jelas dari kejauhan. Pulau tak berpenghuni itu memang jadi salah satu tujuan wisata saat wisatawan berkunjung ke Pulau Wayang.

Pulau Umang mulai dikenal wisatawan sekitar tahun 90-an. Namun, wisatawan baru mulai ramai berkunjung ke sini pada tahun 2000-an.

Kapalnya tidak bisa ke pinggir Pantai (Taken by: bugistraveler.com)

Sayangnya kapal yang kami tumpangi tak bisa mendarat karena terumbu karang yang begitu rapat dan padat. Menurut Ali Rohman, Ketua Badan Permusyawaratan Desa, Pulau Umang ini memang jadi salah satu tujuan wisata di Kawasan Pulau Legundi. Pulau yang menyuguhkan  panorama bawah laut yang eksotis ini juga banyak dikunjungi wisatawan.

Lantaran perahu yang kami tumpangi tak bisa mendarat, alhasil kami berenang untuk sampai di Pulau Umang. Bang Yusuf pun menunggui kami di tengah-tengah laut perairan Pulau Legundi.
Pemandangan bawah laut Pulau Umang memang benar-benar menawan. Sembari berenang menuju tepian, kami menikmati keindahan bawah lautnya. Aneka jenis terumbu karang dengan berbagai bentuk dan warna tampak menghiasi bawah laut pulau mungil ini. Mata kami juga tetap awas karena bulu babi yang sewaktu-waktu bisa membuat kaki kami luka.

Terumbu karang di Pulau Umang

Pulau ini memiliki pasir pantai yang bersih dan lembut. Kelembutannya membuat wisatawan betah berlama-lama. Beberapa batu berukuran besar juga terdapat di sini, tepatnya di bagian kanan pulau. Batu-batu tersebit makin menambah cantik pulau yang banyak ditumbuhi pohon kelapa ini.

Adi Wijaya, rekan kami asal Kendari, Sulawesi Tenggara mengatakan, pantai dan pasir Pulau Umang dangat keren. Cocok untuk pecinta fotografi. Seru buat selfie bareng teman-teman.

Pulau Umang dari kejauhan
Ngehammock di Pulau Umang (Foto by: bugistraveler.com)
Welfie diatas batu yg ada di Pulau Umang (Foto by: bugistraveler.com)
Bermain pasir yg sangat lembut di Pulau Umang (Taken by: bugistraveler.com)
Welfie bareng dengan anak-anak LemesTraveler
Kegembiraan bermain pasir dan air laut di Pulau Umang

Menurut  Mas Teguh, Pulau Umang menyuguhkan sisi lain keindahan pulau-pulau di Teluk Lampung. Pulau ini juga sangat rekomended untuk dikunjungi para traveler. “Pantainya keren, cocok untuk liburan akhir pekan. Karena nggak perlu menginap,” kata dia.

Habis Snorkling (Taken by: bugistraveler.com)
Habis Snorkling di Pulau Umang (Taken by: bugistraveler.com)
See You Pulau Umang (Taken by: bugistraveler.com)

Keindahan Pulau Umang ini membuktikan kalau Lampung memang surganya bagi para traveler. Pantai-pantai yang disuguhkan Tanah Lado ini sangat berbeda dengan pantai-pantai  do daerah lain. Makanya tunggu apalagi, ayo angkat ranselmu dan mulailah berpetualang menuju Pulau Umang, Pesawaran, Lampung.

PS: Perjalanan ke Pulau Umang ini adalah hasil ngetrip bareng dengan anak-anak LemesTraveler

Share

54 comments

    1. Ya Kak aku juga belum puas. Next kalau kesini lg kita explore ya.. Pokoknya rekomended dah Pulau Umang ini buat piknik..

    1. Ya Om Pulau Umang ada yg di Banten dan Lampung Selatan. Rupanya ada jg di Pesawaran. Pantai dan Pasirnya pokoknya kece Om..

    1. Ah dulu aku gak bisa berenang Mas. Tapi setelah nekat berenang akhirnya aku bisa berenang jg. Asyik tahu Mas berenang itu. Ayok Mas belajar berenang

    1. Amin Mas kalau ada yg mau endorse anak2 Lemes.. hehehe

      Ya 1 kapal 10 orang jd kita patungan nya murah banget dah.. Ayok Mas explore pantai di Lampung lg

  1. sepintas ada lihat foto mirip view kayak di labuhan jukung, tapi sama-sama orang sekitarnya gak peduli sampah.

    biru lautnya adem, trus foto yang pake boxer itu cetar yaaa.. kayak penjaga pantai di baywatch :p

    1. Ya Koh, pantainya hampir mirip dengan di Labuhan Jukung.. Itu dibagian kami bermain sudah dibuangin sama anak2 dan itu banyak banget sampah. Karena waktunya tidak cukup makanya baru sedikit.

      Ah pokoknya pantai ini tidak kalah dengan Pulau Pisang Koh. Itu penjaga pantai Koh..

    1. Benar, Mbak. Itu air pantainya seperti itu. Lampung banyak kok Destinasi Wisatanya. Ayo2 Mbak ke Lampung nanti snorkling di Pulau Umang.

  2. kalo masalah kebersihan laut udah g diragukan lagi deh…. jadi inget pas ke Pahawang kecil kak. aku mungut pasir saking putihnya… di situbondo juga ada pasir putih.. g sebersih di sana sih….. mayan bawa pasir dari lampung… ahahahhaa

    surga banget ya ngeliatnya…

    1. Ya Kak, pasir pantai di Lampung sangat2 bersih dan lembut. Wah jadi kemarin ambil pasir dibawa pulang ya ke Situbondo..

      Ayok2 Kak ke Lampung lagi..

    1. Destinasi yg sangat recomende nih Mas buat dikunjungin. Pasir yg sangat lembut dan airnya yg sangat biru banget. Pokoknya gak nyesal deh.

  3. Wah, baru tau soal Pulau Wayang sama Pulau Umang ini. Cakep! PAsir putih, air laut hijau toska, ternyata lautan indah nggak cuma milik Indonesia Timur 🙂

    Foto syurmu nggak kalah menggoda, bang. Ahahaha.

    1. Ya ini termasuk Pulau yg hidden paradies, Mas. Lampung punya seperti Indonesia Timur.

      Hahahaha.. kalau aku dipantai pasti foto seperti ini.. 😆

    1. Ya benar, Mas. Pulau Umang emang asyik buat camping ceria bersama teman2.. Ah nagih banget Mas air nya seperti itu

  4. Keren tempatnya. Aku pernah dua kali ke Lampung tapi cuma sampai Bandar Lampung sama kebun kopi di Tanggamus aja. Kenapa Pulau Umang dan Pulau Wayang dinamakan seperti itu?

    1. Ke Lampung kemana nya, Mbak. Oh ke Tanggamus. 2 jam dari Bandar Lampung itu. Kalau Pulau Wayang itu dia mirip Pulau Wayag dan kalau Pulau Umang dari dulu namanya seperti itu

  5. Pulau-pulau cantik di Lampung itu memang ratjun banget! Mana belum pernah mantai meski sudah beberapa kali main ke Lampung… Pulau Pisang, Pulau Umang… okesip next trip ke Lampung, Fajrin kudu anterin daku ke sana. Hahaha

  6. Bisa camping di pulau itu gak mas? Dah lama nih gak island hopping dan camping sekalian. Pasti asik kalau bisa ngecamp di pulau yang sepi kaya gitu.

    Bawah airnya juga pasti keren, kalau misalnya terumbu karangnya masih rapat.

    Jadi pengen main ke Lampung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *